Fungsi dan Tugas Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

Fungsi dan Tugas Bank Perkreditan Rakyat (BPR)


Tahu  bank perkreditan rakyat atau BPR? Ya sepertinya kita sudah tak asing lagi dengan nama tersebut. Bahkan dipinggir jalan kita sering lihat plang dari bank tersebut atau mungkin dengar di radio atau lihat di koran, ada banyak iklan bpr biasa. Nah pertanyaannya adalah apa itu  bpr dan apa saja tugas dan fungsi bank perkreditan rakyat tersebut. Jika anda memang belum tahu, maka sebaiknya anda cari tahu sebagai bahan informasi.

Dalam kesempatan kali ini saya akan coba share informasi tersebut spesial atau khusus untuk anda. Diharapkan dengan informasi yang disampaikan ini bisa membantu anda untuk mendapatkan informasi  tentang bpr itu seperti apa dan apa saja fungsi dan tugasnya tersebut. dengan cara begitu, maka anda diharapkan bisa mengetahui dengan baik tentang semuanya dengan detail. Meski sama-sama bank, namun tentu ada keunikan dan  perbedaan dengan bank lainnya.

Apa itu Bank Perkreditan Rakyat?
Pertanyaan pertama yang harus dijawab adalah tentang apa itu bank perkreditan rakyat atau bpr. BPR adalah lembaga keuangan yang bertugas untuk menawarkan dan menjalankan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Sebetulnya sama –sama dengan bank lain, namun sebaiknya anda ketahui bahwa bpr ini memiliki keterbatasan dalam hal produk  dan juga layanan sehingga beda dengan bank umum. Adapun yang dijadikan sebagai dasar pijakan hukumnya adalah undang-undang nomor 10 tahun 1998.

Target market dari bpr ini biasanya adalah kalangan bawah yang memang memiliki kesulitan untuk mendapatkan akses ke perbankan umum. Biasanya mereka yang jadi nasabah bpr ini adalah petani, nelayan dan lainnya. Tujuan dari bpr ini juga untuk menjauhkan masyarakat dari rentenir, pengijon dan lainnya. Sementara sistem yang digunakan bisa dalam sistem konvensional biasa atau bisa juga menggunakan sistem syariah.

Tugas Bank Perkreditan Rakyat
Nah pertama-tama kita bahas  terlebih dahulu tentang apa saja sebetulnya tugas dari bank perkreditan rakyat ini. Nah tugasnya sebetulnya hampir sama atau tak beda jauh dengan bank umum lainnya. Nah apa  saja tugas dari bpr ini sebetulnya? mari simak beberapa penjelasannya sebagai berikut;
  • Menghimpun dana masyarakat - adapun perhimpunan dana tersebut dilakukan dengan beberapa cara diantaranya berupa tabungan, deposito ataupun lainnya.
  • Menyalurkan kredit kepada masyarakat – setelah dana terhimpun dari masyarakat yang jadi nasabah, kemudian bpr menyalurkan dana itu ke masyarakat yang butuh dana.
  • Menawarkan sistem pendanaan dengan menggunakan prinsip syariah – jadi bagi anda yang masih ragu dengan riba, maka berdasarkan ketetapan dari Bank Indonesia bpr bisa menggunakan sistem syariah.
  • Boleh Menempatkan dananya berbentuk Sertifikat – ada beberapa sertifikat yang dibolehkan diantaranya sertifikat deposito, sertifikat Bank Indonesia, dan lainnya.


Fungsi Bank Perkreditan Rakyat
Setelah membahas tentang tugas, maka selanjutnya yang perlu kita simak dan bahas adalah tentang fungsi dari bpr itu seperti apa. Fungsinya itu sebetulnya hampir sama dengan tugasnya seperti disebutkan diatas. Anda harus tahu bahwa ada beberapa fungsi khusus yang sebaiknya bisa anda pahami dan ketahui diantaranya;
  • Penghimpun dana dari masyarakat
  • Penyalur dana ke masyarakat

Hal yang Tak Boleh Dilakukan BPR
Kemudian selanjutnya penting juga untuk anda bisa mengetahui apa –apa saja yang tak boleh dilakukan oleh BPR itu. nah apakah anda tahu apa saja sebetulnya hal yang tak boleh dilakukan itu? simak sebagai berikut:
  • Tidak menerima simpanan giro
  • Tidak boleh menjalankan jual beli valuta asing
  • Tak boleh menjalankan kliring
  • Tidak boleh melakukan kegiatan asuransi
  • Tidak boleh melakukan penyertaan modal, dll

Nah demikian beberapa penjelasan penting yang  sebaiknya diketahui tentang tugas dan juga fungsi bank perkreditan rakyat atau bank bpr. Semoga beberapa penjelasan diatas bisa membantu siapa saja untuk memahami bank ini.

Share

Belum ada Komentar untuk "Fungsi dan Tugas Bank Perkreditan Rakyat (BPR)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel