Rumah Sakit Dhuafa Pertama Dibangun dari Crowdfunding

Rumah Sakit Dhuafa Pertama Dibangun dari Crowdfunding

Adanya dunia fintech memang tidak hanya berdampak pada dunia bisnis dan keuangan konvensional saja. Akan tetapi juga bisa memberikan dampak sosial yang sangat luas termasuk juga yang berbasis dan atas nama syariah atau keperluan keagamaan. 

Ide-ide sosial sangat mudah diterapkan dengan adanya fintech ini. Salah satunya adalah penggalangan dana untuk membantu seseorang, lembaga atau lainnya. Ide bantuan sosial ini tak selamanya bersifat konsumtif namun ada juga yang bersifat produktif salah satunya membangun Rumah sakit. 

Belum lama ini, kita dengar bahwa ada salah satu rumah sakit yang dibangun dengan dana dari hasil crowdfunding. Apa itu crowdfunding? Rumah sakit itu bukan rumah sakit komersial murni, akan tetapi itu adalah rumah sakit khusus kaum dhuafa. Jadi akan diprioritaskan untuk kaum dhuafa agar mereka bisa meningkatkan kesehatan fisik, mental dan spiritual mereka. 

Digagas oleh Dompet Dhuafa 
Diketahui bahwa rumah sakit dhuafa itu dibangun dengan gagasan dari dompet dhuafa dengan keluarga besar KH Hasyim As'ari. Sebagaimana diketahui bahwa selama ini, dompet dhuafa sudah sering membangun rumah sakit namun kali ini adalah rumah sakit dhuafa pertama. 

Sementara Hasyim Asy'ari adalah salah satu tokoh islam yang mendirikan beberapa organisasi islam besar yang ada di indonesia. Rencananya rumah sakit itu juga akan dibangun berdekatan dengan pesantren tebu ireng jombang di lahan 1 hektar lebih. Adapun yang mengelolanya adalah keluarga hasyim asy'ari tersebut. 

Aplikasi Wakaf Produktif
Ini juga menjadi salah satu aplikasi atau penerapan dari program wakaf produktif yang memang selama ini banyak digalakan. Wakaf produktif tersebut bukan hanya selalu digunakan untuk masjid saja namun juga penting untuk dibangun atau diterapkan ke rumah sakit sebagai lembaga yang penting dan dibutuhkan masyarakat. 

Menurut data dari badan wakaf indonesia, selama ini penggunaan wakaf lebih banyak diterapkan ke mesjid. Bahkan besarannya mencapai 100.676 bangunan masjid yang tersebar di seluruh indonesia. 

Saat ini beberapa lembaga zakat bekerjasama dengan perusahaan fintech untuk menggalang atau memudahkan masyarakat melakukan zakat. salah satu diantaranya adalah bekerjasama dengan go-pay dan juga t-cash. Artikenya sudah saya tulis dalam judul Sedekah Digital Pake QR Code dengan T-cash dan Go-Pay.

Crowdfunding di KitaBisa.com
Kemudian dana juga didapat dari upaya penggalangan dana yang menggunakan situs crowdfunding besar di indonesia yakni kitabisa.com. Ini adalah salah satu media terbesar untuk melakukan penggalangan dana dalam bentuk apapun. 

Dana yang terkumpul kemudian disalurkan untuk pembangunan rumah sakit dhuafa tersebut. Sekarang pembangunan rumah sakit dhuafa itu sudah dimulai dan diprediksi akan selesai pada tahun depan. Artinya tahun depan rumah sakit itu sudah bisa digunakan untuk melayani kesehatan masyarakat dhuafa. 

Share

Belum ada Komentar untuk "Rumah Sakit Dhuafa Pertama Dibangun dari Crowdfunding"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel