Fintech Makin Marak, Hati-hati dengan Predatory Lending!

Fintech Makin Marak, Hati-hati dengan Predatory Lending!

Jika diperhatikan, gelombang fintech saat ini masih terjadi pertumbuhan yang sangat massive. Hal itu bisa dibuktikan dengan banyaknya perusahaan fintech yang beroperasi secara online di internet. 

Dari banyaknya fintech yang beroperasi secara digital tersebut, kita bisa melihat bahwa ada  banyak diantaranya yang sudah mendapatkan Ijin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) namun sebagian diantaranya ada yang baru dalam tahap atau proses pengajuan perizinan.

Hal yang harus diwaspadai itu sebetulnya adalah fintech yang beroperasi belum punya payung hukum atau Ijin dari OJK. Kenapa? Karena fintech seperti itu sangat beresiko dan bahkan ada beberapa kejadian diantaranya yang menunjukan kalau  mereka menawarkan predatory lending.

Apa itu Predatory Lending?
Mungkin banyak diantaranya yang belum tahu apa yang dimaksud dengan predatory lending tersebut. Secara umum predatory lending ini adalah salah satu aktivitas kejahatan yang dilakukan dalam aktivitas pinjam-meminjam (lending). Dalam hal ini yakni yang terjadi dalam dunia fintech.

Predatory Lending adalah praktik peminjaman yang memaksakan persyaratan pinjaman yang tidak adil atau kasar pada peminjam. Ini juga merupakan praktik yang meyakinkan peminjam untuk menerima tindakan tidak adil melalui tindakan yang menipu, memaksa, eksploitatif atau tidak bermoral untuk pinjaman yang tidak perlu, tidak diinginkan atau tidak mampu.

Fenomena Predatory Lending
Beberapa waktu lalu kita baca dan sempat viral bahwa ada kejadian tentang hal yang bisa dikatakan predatory lending. Kejadian tersebut dialami oleh seorang di bandung yang dipecat dari pekerjaan karena gak bisa bayar tagihan setelah dia meminjam uang dari fintech lending. 

Kemudian cara penagihan yang dilakukan ternyata cukup extreme yakni dengan menagih pada teman-teman dan rekan kerja si peminjam itu. Bahkan penagihan dilakukan ke bos di kantornya. Merasa tersinggung, kemudian di bos memecat karyawan yang meminjam dari fintech lending tersebut. 

Tips Menghindari Predatory Lending
Hal seperti itu sebaiknya bisa diwaspadai karena jika tidak, maka akan bisa sama mendapatkan masalah yang seperti itu. Salah satu tips menghindari predatory lending ini adalah  dengan memastikan jika kita memang memilih lembaga fintech lending yang terdaftar di OJK. Kenapa? Karena dengan begitu, maka kemudian ini akan bisa memberikan kemudahan dan juga keamanan.

Kalaupun  ada  banyak fintech lending yang menawarkan pinjaman, namun jangan sampai anda mudah terjebak dengan penawaran tersebut. Ada baiknya perhatikan dan pastikan dengan  baik sebelumnya beberapa  hal  termasuk juga tentang bagaimana anda  bisa terhindar dari banyak masalah yang terjadi.

Dominasi Rentenir Online
Nah yang sangat erat hubungannya dengan aktivitas predatory lending itu sebetulnya lebih mengarah pada rentenir. Hanya saja prosesnya dilakukan secara online sehingga lebih praktis. sementara sistemnya tak beda jauh dengan rentenir.

Sebagaimana diketahui bahwa selama ini rentenir digambarkan  sebagai tempat meminjam uang yang sadis. Banyak yang terjerat dan tak bisa  bayar dan akhirnya dilakukan penagihan dengan tidak manusiawi bahkan ada aksi fisik dan juga kekerasan yang dilakukan.  

Share

Belum ada Komentar untuk "Fintech Makin Marak, Hati-hati dengan Predatory Lending!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel