Ammana Rilis Platform Wakaf Digital Pertama di Indonesia

Ammana Rilis Platform Wakaf Digital Pertama di Indonesia

Oh ya, sebelumnya saya pernah review sebuah perusahaan fintech  pertama di indonesia yang berbasis syariah dan memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nama perusahaan itu adalah PT Ammana Fintek Syariah. Ammana sendiri merupakan salah satu fintech lending syariah pertama yang tergolong inovatif karena ternyata belum juga setahun setelah mendapatkan ijin untuk membuka bisnis peer-to-peer lending, kini sudah melakukan inovasi untuk menghadirkan platform wakaf digital.

Bahkan kabarnya wakaf digital yang dihadirkan dalam sebuah platform ini  digadang-gadang menjadi  yang pertama di indonesia. Namun demikian wakafdigital ini bukan asli milik ammana melainkan startup ini hanya sebatas penyedia platform saja. Ammana bekerjasama dengan beberapa badan wakaf seperti Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Forum Wakaf Produktif (FWP).

Latar Belakang..
Potensi wakaf di indonesia sungguh sangat  besar sekali. Namun sayang sampai saat ini belum dioptimalkan dengan baik. Pengelolaannya juga masih konvensional sehingga masih sulit untuk dimanfaatkan. Nah kini setelah ada jaringan digital yang cukup massive, maka kemudian ini mendorong PT Ammana Fintek Syariah untuk membuat sebuah platform khusus. 

Platform khusus itu tentu dibuat dengan tujuan untuk memudahkan para shohibul mal untuk menyalurkan wakafnya secara digital. Namun demikian pihak ammana hanya berperan sebagai salah satu mediator. Sementara dananya nanti akan tetap masuk ke pengelola pihak pengelola wakaf.  

Mengubah Persepsi Masyarakat tentang Wakaf
Dengan adanya inovasi wakaf digital ini, amana beserta pihak lainnya berharap  untuk bisa mengubah persepsi  masyarakat. Selama ini sebagian besar masyarakat mungkin menganggap  jika wakaf itu harus offline saja. 

Banyak juga yang beranggapan bahwa untuk wakaf, tak semua orang bisa melakukannya,  hanya orang-orang kaya saja. Jelas itu persepsi salah yang mau coba untuk dirubah oleh platform wakaf digital ini.  

Anda Bisa Wakaf dengan Rp.10 Ribu Saja
Dengan adanya platform wakaf digital ini, kini masyarakat dan siapa saja bisa melakukan wakaf dengan hanya menggunakan uang 10 ribu saja minimal. Dengan adanya platform ini, maka kemudian semua orang bisa melakukan wakaf dengan cara yang sangat mudah, simpel dan praktis. 

Potensi Nyata Wakaf di Indonesia
Nah potensi nyata dari wakaf digital ini sungguh sangat besar sekali. Menurut ketua badan wakaf indonesia, diketahui bahwa potensi wakaf di indonesia mencapai Rp81 triliun per tahun. Sementara untuk tahun ini, Ammana dkk menargetkan bisa menjaring sekitar 1 juta wakif atau pemberi wakaf secara digital. 

Ada 116 juta potensi pasar muslim di Indonesia
Potensi dari wakaf dan pembiayaan non riba  yang ditawarkan oleh ammana ini memang memiliki pangsa pasar yang sangat besar sekali. Apalagi peran dan posisi dari ammana ini adalah satu satunya yang pertama kali sebagai bagian dari fintech syariah. 

Senada dengan data Islamic Finance Development Report (IFDR), perkembangan ekonomi syariah di Indonesia naik ke peringkat 7 dari peringkat 9. Itu adalah data terbaru pada pada tahun 2017. Sementara itu, total aset USD 81,839 juta atau sekitar Rp 1,145 triliun (kurs Rp 14.000). 

Ammana ini hadir sebagai salah satu mediator yang berusaha untuk memberikan solusi keuangan yang menguntungkan dan berkah bagi masyarakat. Masyarakat diharapkan bisa mengakses keuangan digital dengan berbasis sistem dan prinsip syariah. 

Kinerja Ammana
Sejak beroperasi, Startup Ammana ini telah bekerja dengan cukup baik. Startup ini telah mampu menjangkau lebih dari 1ribu organic user. Sementara itu, jumlah investor yang sudah berinvestasi di ammana sudah sekitar 420 investor. 

Sementara itu untuk dana yang berhasil disalurkan, sekiranya sudah ada  perputaran uang mencapai lebih dari Rp 1 miliar. Dengan adanya kerja sama dengan FFWP, Ammana menargetkan akhir tahun pembiayaannya bisa Rp250 miliar.

Share

1 Komentar untuk "Ammana Rilis Platform Wakaf Digital Pertama di Indonesia"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel