Fintech Lending Lakukan Credit Scoring dengan BigData

Fintech Lending Lakukan Credit Scoring dengan BigData

Tahu kan fintech lending? Ya, saat ini tengah booming banget khususnya di indonesia. Kalau di luar negeri sudah sejak lama banget.. Dulu tahun 2012, saya sudah pernah membuat review-review payday loan untuk perusahaan –perusahaan fintech lending USA. Nah sebelum itu sebetulnya sudah booming perusahaan pembiayaan berbasis online itu.

Nah di indonesia sendiri saat ini terbilang sangat pesat sekali perkembangannya. Kita bisa lihat beberapa tahun terakhir fintech lending cukup booming. Bahkan setelah dibuka celah lewat payung hukum oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru kemudian bermunculan perusahaan yang mengajukan ijin pendirian fintech lending.

Berdasarkan data terbaru sudah ada puluhan yang mendapatkan ijin dari OJK, dan ratusan dalam antrian perizinan dan sudah memasukan berkas-berkasnya. Saya akan bahas kenapa banyak yang berbondong-bondong buka fintech lending dalam artikel lain. Sabar aja ya..

Diatas hanya intro saja..

Sekarang kita masuk ke beberapa fitur keunggulan yang dimiliki dan sudah diadopsi oleh fintech lending di indonesia. Ada banyak sekali keunggulan sebetulnya. Dari segi pengajuan jelas sangat praktis karena tak harus datang ke kantor melainkan hanya cukup dari smartphone..

Kemudian dari segi waktu juga tak perlu waktu lama untuk mengajukan karena yang namanya fintech haruslah lebih cepat dari konvensional. Maka dari itu pihak manajemen fintech lending melakukan beragam upaya penyederhanaan dalam banyak hal salah satunya dalam proses credit scoring.

What’s credit scoring?
Dari bahasanya bisa dikatakan bahwa credit scorong ini adalah penilaian kredit. Secara sederhana bisa dikatakan sebagai upaya menilai kemampuan seseorang yang akan melakukan peminjaman dana dari segi kemampuannya dalam mengembalikan. Apakah dia akan sanggup untuk mengembalikan dana tersebut tepat waktu atau tidak.

Jika score kreditnya kecil, berarti nih orang bermasalah misal dari nilai penghasilannya yang kecil dan gak akan mampu bayar. Atau selain itu bisa juga disebabkan karena nih orang punya ‘bad credit history’ kalau dalam istilah USA. Kalau di indonesia artinya pernah mengalami kredit macet dan bisa diketahui lewat BI checking..

Credit Scoring Bagian dari Risk Management
Sebetulnya jika ditelisik, credit scoring ini dibuat sebagai salah satu bagian dari upaya manajemen resiko. Ya, biasanya dulu adalah bank melakukan ini sebagai upaya menilai capability dari calon debitur untuk mengembalikan dana yang diberikan.

Credit scoring ini biasanya yang paling menonjol dan banyak digunakan adalah membuat credit scoring berdasarkan data dari slip gaji yang dikurangi dengan biaya pengeluaran (konsumsi) debitor. Bahkan credit scoring itu belum cukup karena pihak debitur juga harus berikan collateral atau jaminan baik itu surat rumah, bpkb dan lainnya.

Big Data; Instrumen Credit Scoring di Fintech Lending
Jika dalam kredit konvensional, biasanya scoring dilakukan dengan survey bertemu langsung seperti pegawai bank ke calon peminjam. Namun di era baru digital dimana ada perkembangan fintech, ternyata sudah melakukan cara yang beda yakni dengan menggunakan big data.

Apa itu big data? Big data juga menjadi isu penting dan sangat ramai dibicarakan selama ini. secara sederhana big data adalah machine learning yang dikasih makan data tentang segala hal yang berhubungan dengan aktivitas orang-orang di internet. Lebih detail, bisa anda baca dari banyak sumber lain ya..

Bagaimana Proses Scoring yang Dilakukan?
Nah bagaimana proses credit scoring dengan menggunakan teknologi big data ini? itu pertanyaan utamanya dari artikel ini. Nah ternyata seperti yang saya dapatkan dari penjelasan salah satu fintech lending indonesia yakni UangTeman beberapa waktu lalu, prosesnya adalah murnis secara online.

Jadi machine learning tersebut sudah terintegrasi dengan data banyak hal termasuk ktp calon peminjam tersebut. selain itu data lain yang beredar di internet juga ada dan bisa diketahui dengan baik, apakah misal dia pernah meminjam uang tapi gak bayar, punya tagihan apa saja tiap bulan-nya, dan lain sebagainya.

Nah tak heran kalau kurang dari lima menit, biasanya credit scoring itu langsung muncul. Nah demikian juga yang dilakukan oleh uang teman. Dimana mereka mengklaim sebagai salah satu fintech lending yang mampu memberikan kepastian pinjaman dalam waktu kurang dari 5 menit.

Seberapa Akurat Credit Scoring Berdasar BigData Itu?
Nah pertanyaannya apakah credit scoring itu akurat?? Nah mungkin bisa kita persepsi sendiri dan buat opini tentang itu. kalau menurut saya sih sepertinya kurang begitu efektif karena tak semua calon peminjam aktif di internet.

Bagaimana menurut anda?? Yuk diskusiin..

Share

Belum ada Komentar untuk "Fintech Lending Lakukan Credit Scoring dengan BigData"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel