Perbedaan Bank Konvensional dan Syariah Dilengkapi Tabel

Perbedaan Bank Konvensional dan Syariah Dilengkapi Tabel
Perbedaan bank konvensional dan bank syariah - Islam punya aturan hukum yang mengatur segala aspek kehidupan masyarakat termasuk juga dalam aspek muamallah. Selama ini, konsep islam ini seringkali menjadi revisionist atas apa yang sudah ada di masyarakat khususnya yang berhubungan dengan ruang kehidupan orang-orang islam. 

Salah satunya dalam dunia perbankan, dulu sebelumnya sudah ada sistem bank yang masuk ke indonesia namun memang konsep bank itu diambil dari sistem kafitalis. Setelah berlaku dan banyak diterapkan, ternyata ada beragam kekurangan dan ketidakadilan sehingga munculah konsep islam masuk yakni ‘bank syariah’.

Mungkin sebagian dari anda sudah banyak mendengar istilah bank syariah itu atau mungkin sebagian diantaranya juga sudah pernah menggunakan layanan bank tersebut. namun kemudian ternyata pada kenyataannya masih banyak yang belum paham dengan apa yang dimaksud bank syariah itu dan apa yang ditawarkan. 

Jika mereka tahu, sepertinya mau juga untuk menggunakan jasa perbankan syariah itu. sayangnya juga kebanyakan mereka gak mau untuk mencari informasinya sendiri, maka dari itu butuh penjelasan khusus dari media kepada mereka. Maka dari itu, saya dalam kesempatan ini akan menjelaskannya semoga bermanfaat untuk pemahaman.

Apa Perbedaan Bank Konvensional dan Bank Syariah?

Yang pertama dadan paling utama ingin diketahui itu biasanya tentang perbedaan mendasar antara bank syariah dengan bank konvensional. Bahkan ini menjadi keharusan juga untuk dipahami lebih awal sebelum yakin untuk mengambil salah satu jasa perbankan di bank syariah. Nah mengenai perbedaan bank konvensional dan bank syariah, sebetulnya ada beberapa jenisnya. Namun secara umum anda bisa memahaminya dengan mudah melalui beberapa penjelasan tabel dibawah ini:


DIMENSI POKOK
BANK KONVENSIONAL
BANK SYARIAH
Landasan Hukum
Qur’an, Hadis, aftwa ulama
Hukum positif
Keuntungan
Bunga
Bagi hasil
Penentuan Pembayaran
Tidak berdasarkan untung/rugi
Berdasarkan untung dan rugi
Dasar perhitungan
Presentasi tertentu dari pinjaman
Berdasar keuntungan yang diperoleh (nisbah bagi hasil)
Kewajiban membayar
Tetap harus dibayar meski rugi
Dibayar bila ada untung, bila rugi maka ditanggung dua pihak
Besaran pembayaran
Besar bunga tetap
Disesuaikan dengan keuntungan
Kedudukan
Bunga adalah haram
Bagi hasil adalah halal
Jenis usaha yang dibiayai
Tidak ada batasan
Harus sesuai syariah
Persyaratan jaminan
Mutlak harus ada
Tidak mutlak
Perjanjian
Sesuai dengan hukum positif
Hukum positif dan akad syariah
Hubungan
Bank dan nasabah sebagai debitur dan kreditur
Bank dan nasabah sebagai mitra
Dewan pengawas
BI, Bapepam dan komisaris
Ada tambahan yakni dari dewan pengawas syariah (DPS)
Orientasi
Keuntungan semata
Keuntungan dunia dan akherat
Sengketa
Pengadilan negeri
Musyawarah dan pengadilan agama
Operasional perusahaan
Etika universal dan kemanusian
Ada etika syariah

Dari penjelasan yang disebutkan diatas sangat jelas sekali bahwa keberadaan sistem bank syariah ini memang lebih menguntungkan dibanding dengan sistem bank konvensional. Maka dari itu tak salah juga jika pada kenyataannya banyak orang –orang yang tertarik dengan sistem syariah itu bahkan dari orang-orang non muslim. 

Faktanya, kita bisa lihat bahwa ada banyak sekali lembaga keuangan baik bank ataupun non bank yang kini terjun ke syariah. Bahkan banyak juga bank umum yang sebelumnya sudah beroperasi yang kemudian membuka unik usaha khusus pelayanan perbankan syariah. 

Nah, bagaimana apakah penjelasan perbedaan bank konvensional dan bank syariah diatas sudah jelas. Untuk pembahasan lain yang lebih detail dan mendalam, saya akan share informasinya dalam beberapa artikel selanjutnya. Terima kasih sudah berkunjung selama membaca artikel-artikel lainnya di blog ini ya..
Share

Belum ada Komentar untuk "Perbedaan Bank Konvensional dan Syariah Dilengkapi Tabel"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel