Perbedaan Asuransi Syariah vs Konvensional dalam Tabel

Perbedaan Asuransi Syariah vs Konvensional dalam Tabel
Perbedaan prinsip asuransi syariah dan konvensional - Istilah asuransi syariah kini memang tengah menyeruak. Banyak perusahaan yang menawarkannya, banyak pula orang-orang yang tertarik untuk memilihnya. 

Namun sebagian besar orang khususnya umat muslim masih belum paham apa yang menjadi perbedaan antara asuransi umum biasa (konvensional) dengan asuransi sistem syariah ini. Karenanya, perlu dijelaskan secara mendalam tentang informasi tersebut sehingga bisa dipahami, dan disadari akan pentingnya penggunaan asuransi syariah itu.

Sebetulnya jika dilihat dari9 sejarahnya, asuransi syariah ini muncul setelah sebelumnya ada konsep  asuransi umum. Dengan kata lain, asuransi syariah ini muncul untuk tujuan meng-islamisasi asuransi umum yang dianggap memiliki beberapa kekurangan bahkan kecurangan yang merugikan peserta asuransi tersebut. 

Sementara dalam asuransi syariah, semuanya ada perombakan yakni dimana segala sesuatu yang dilakukan dalam pengelolaan asuransi ini haruslah didasarkan pada nilai-nilai dasar islam baik dari al-qur’an, hadis, fatwa ulama dan lainnya.

Tabel Perbedaan Asuransi Syariah vs Konvensional

Nah kali ini akan dijelaskan tentang perbedaan prinsip asuransi syariah dan konvensional dengan lebih detail. Namun untuk memudahkan anda dalam memahami semua itu, maka salah satu caranya adalah dengan menggunakan tabel khusus dibawah ini. Silahkan anda perhatikan tabel tersebut, dan penjelasannya akan dijelaskan selanjutnya:


Dimensi
Syariah
Konvensional
Landasan
Mencari ridha Allah
Orientasi dunia saja
Sejarah
Berasal dari al-qur’an seperti ta’wil mimpi nabi yusuf
Diambil dari kisah masyarakat babylonia
Sumber hukum
Al-qur’an, Hadis dan hukum positif
Undang-undang dan hukum positif
Akad
Akad utama (akad Tabarru)
Akad Komersial (Mudharabah, mutsyarakah, dll)
Lebih pada jual beli dengan adanya ketidakpastian
Sistem
Sharing risk
Transfer of risk
Struktur
Ada Dewan Pengawas Syariah
Tidak Ada
Sistem akutansi
Pemisahan dana yang masuk antara dana tabarru dan dana investasi
Tidak ada pemisahan dana
Peran perusahaan
Perusahaan hanya sebagai pengelola
Perusahaan jadi pemilik dana peserta
Desain produk
Terhindar dari riba, maysir dan gharar
Produknya sering melibatkan unsur riba, maysir dan gharar
Objek wisata
Dana investasi asuransi disertakan ke investasi yang sesuai dengan hukum syariah
Tidak ada larangan untuk itu, bisa diinvestasikan pada apa saja
Pola marketing
Terikat dengan etika ekonomi dan bisnis islam
Tidak
Pembayaran klaim
Berasal dari dana tabarru
Berasal dari rekening perusahaan
Surplus under writing
Dibagikan kembali kepada peserta
Menjadi milik perusahaan
Kebijakan Dana Hangus
Tidak Ada
Ada
Budaya perusahaan
Berdasarkan budaya kerja islami
Berdasarkan nilai universal dan kemanusiaan
GCG
GCG mengacu pada hukum syariah dan positif
GCG hanya mengacu pada hukum positif
Kewajiban lain
Dibebani beban pajak
Tidak ada kewajiban pajak
 
Nah, bagaimana apakah anda sudah melihat tabel diatas? Jadi mana sebetulnya yang lebih menguntungkan untuk anda pilih? jelas sekali kalau asuransi syariah dianggap memiliki kelebihan karena cendering lebih memenuhi unsur keadilan dibandingkan dengan yang konvensional. Semoa informasi tentang perbedaan prinsip asuransi syariah dan konvensional bisa membantu untuk anda..
Share

Belum ada Komentar untuk "Perbedaan Asuransi Syariah vs Konvensional dalam Tabel"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel