Sistem, Manajemen dan Instrumen Investasi Asuransi Syariah

Sistem, Manajemen dan Instrumen Investasi Asuransi Syariah
Dalam asuransi syariah, ada istilah yang disebut dengan investasi asuransi syariah. Kan ini asuransi, kenapa harus ada investasi? Mungkin itu pertanyaan yang muncul dibenak anda.. Namun sebetulnya hal yang harus anda ketahui bahwa sebetulnya keputusan untuk memilih asuransi itu sendiri, itu sudah merupakan investasi bagi para pesertanya. 

Apalagi dalam asuransi syariah, konsep investasi ini sangat menguntungkan, beda dengan sistem asuransi konvensional yang mana investasinya hanya untuk mendapatkan dana cover jika hal buruk terjadi. Namun dalam asuransi dengan sistem syariah, peserta akan mendapatkan dana-nya kembali bahkan lebih besar dari yang dia setor. Keuntungan yang didapat jadi dua yakni dana klaim yang mengcover jika terjadi musibah dan dana underwriting yang berasal dari investasi biasanya. 

Nah kemudian disini yang akan kita bahas adalah dari sudut pandang pengelolaan dana investasi asuransi tersebut oleh perusahaan. Tentunya tugas perusahaan disini cukup berat yakni diharuskan juga untuk mengelola dana asuransi dari premi yang disetor oleh peserta. Namun agar lebih mudah disini, saya akan bahas tentang beberapa poin penting saja yakni meliputi sistem, manajemen dan juga instrumen pengelolaan dana premi asuransi syariah tersebut. lebih detail kita bahas dibawah ini dengan seksama:

Sistem Investasi Asuransi Syariah

Dari segi sistem, pengelolaan dana itu menggunakan prinsip-prinsip yang berhubungan dengan aturan hukum syariah. Namun yang lebih penting disini adalah ada perbedaan peran perusahaan serta tanggung jawabnya. Dalam akad disebutkan bahwa perusahaan hanya bertindak sebagai pengelola dana saja sedangkan resiko tetap ada pada peserta. Berbeda dengan sistem asuransi konvensional yang biasanya dana yang disetor akan menjadi milik perusahaan. Nah dalam asuransi syariah ini, dana yang disetor tetap akan menjadi milik peserta dan perusahaan hanya mengelola saja. Dalam hal ini, jelas diketahui bahwa peran dan perusahaan asuransi syariah itu cukup banyak mulai dari administrator, pengelola resiko, juga sebagai pengelola dana untuk diinvestasikan.

Manajemen Investasi Asuransi Syariah

Bagaimana cara mengelolanya? Caranya tentu harus disesuaikan dengan aturan-aturan hukum yang ada dan aturan yang ada dalam aturan syariah. Nah sebetulnya yang membedakan antara yang syariah dengan yang tidak, itu salah satunya bisa dibedakan dari manajemen yang dilakukan. Kalau dalam syariah, pengelolaan dana onvestasi itu disesuaikan dengan jenis –jenis asuransi yang halal saja. Biasanya investasi yang yang dilakukan tersebut harus memenuhi beberapa unsur hukum tertentu seperti:
  • Tauhidullah / Rabanni
  • Halal
  • Maslahah (berguna untuk umat)
Jika investasi yang dilakukan memang tidak sesuai dengan unsur dan sistem diatas, maka bukan hal baik dan tidak islami. Perusahaan asuransi syariah harus mengetahui tentang hal itu semua agar terhindar dari hal-hal haram apalagi ini menggunakan dana umat peserta asuransi syariah.

Instrumen Investasi Asuransi Syariah

Nah kemudian hal ini perlu diperjelas lagi dengan instrumen seperti apa yang memang harus digunakan dan sesuai dengan aturan syariah. Ada beberapa instrumen sebetulnya yang bisa digunakan, beberapa diantaranya adalah lembaga-lembaga yang memang sudah memiliki licensi syariah. Selain itu bisa juga di beberapa instrumen lain yang masih dalam sesuai dengan aturan dan prinsif syariah yang ada. beberapa diantara instrumen yang biasa digunakan diantaranya adalah:
  • Deposito Mudharabah
  • Pembiayaan Mudharabah
  • Pembiayaan Bai Bithaman Ajil
  • Obligasi Syariah
  • Reksadana Syariah
  • Saham
  • Penyertaan Langsung
  • Bangunan
  • Hipotik
Nah demikian penjelasan mengenai bagaimana seharusnya pengelolaan dana investasi asuransi syariah ini bisa menjadi bagian sesuai dengan apa yang ada. dengan mempertimbangkan itu semua, perusahaan asuransi sudah bisa amanah menjalankannya..
Share

Belum ada Komentar untuk "Sistem, Manajemen dan Instrumen Investasi Asuransi Syariah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel