Hal yang Harus Diantisipasi Akibat Perkembangan Fintech

Hal yang Harus Diantisipasi Akibat Perkembangan Fintech
Sepuluh tahun lalu, mungkin kita belum familiar dengan istilah fintech. Tapi kini istilah tersebut menjadi booming bahkan dianggap memiliki beberapa dampak dari fintech sangat luas sekali.  Tentu akan ada dua dampak yang terjadi yakni yang pertama adalah dampak positif dan yang kedua adalah dampak negatif. Dampak positif tentunya adalah bisa memudahkan setiap aktivitas financial atau keuangan sehingga lebih mudah dan praktis. Sementara itu dampak negatifnya, juga tentu ada banyak sekali dan penting kiranya untuk segera diantisipasi.

Perihal dampak negatif fintech, kita sebaiknya bisa mengetahui tentang bagaimana cara mengantisipasinya. Fintech itu adalah singkatan dari financial technology atau dalam bahasa indonesia disebut dengan teknologi keuangan. Kemunculan fintech ini sebetulnya sangat santer sekali setelah ada perkembangan dunia elektronik dan informasi digital internet. Sudah tak mungkin lagi dibentung jika dari segi sistem jaringan karena memang indonesia sudah terhubung dengan internet sepenuhnya. Nah, hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengantisipasi beberapa hal buruknya saja agar tidak terjadi dan berdampak buruk pada perekonomian masyarakat.
 
Antisipasi Perkembangan Fintech Ala IMF
Seperti dikutip di situs Karimconsulting, disebutkan bahwa tahun 2017 lalu International Monetary Fund (IMF) telah melakukan penelitian bertema fintech and financial services. Dari hasil penelitian itu, setidaknya pihak peneliti IMF menyimpulkan bahwa ada tiga hal yang harus diantisipasi dari adanya perkembangan dunia fintech itu. nah apakah anda tahu apa saja ketiga hal yang dimaksud tersebut? mari kita simak beberapa diantaranya sebagai berikut:
  1. Batasan jenis jasa keuangan semakin tidak jelas –nah betul sekali bahwa kini tak ada batasan yang nyata untuk jenis keuangan. Bahkan bisa dikatakan ada beberapa bisnis baru seperti peer to peer lending, crowdfunding dan banyak lagi yang lainnya.
  2. Hambatan masuk ke industri jasa keuangan berubah cepat –Kini dunia fintech di indonesia dipenuhi oleh perusahaan-perusahaan startup yang terkadang menerobos aturan yang ada. bahkan beberapa aturan yang dibutuhkan juga belum dibuat sehingga menyulitkan.
  3. Transfer uang antar negara semakin mudah – Nah ini juga sangat jelas bahwa jaman sekarnag tak ada batasan negara dan legalitas karena dari atau ke negara mana saja, kita bisa transfer atau menerima transferan uang dengan sangat mudah bahkan tidak kena pajak.
Antisipasi Kemajuan Fintech Ala Republika
Kemudian solusi selanjutnya datang dari sebuah tulisan di republika 11 januari 2017 lalu. Dalam artikel tersebut, penulis memaparkan perkembangan dunia fintech khususnya yang terjadi dalam ruang lingkup indonesia. Kemudian juga diusulkan ada dua hal yang perlu diantisipasi dari adanya perkembangan fintech tersebut, yakni:
  1. Penyalahgunakan Fintech untuk Danai Teroris – Beberapa waktu lalu PPATK menemukan aliran dana ke terduga teroris badrun naim dengan menggunakan media fintech. Mabes polri kemudian mendalami kasus aliran dana tersebut. dalam hal ini sangat jelas bahwa dengan fintech transfer dana antar negara bisa dengan mudah dilakukan, pantas saja jika potensi ini terjadi.
  2. Pengelolaan dan Penggunaan dana Nasabah – nah disini perlu ada perlindungan khususnya dari jasa otoritas keuangan untuk melindungi dana nasabah dalam investasi fintech ini sehingga tidak bermasalah nantinya.
Fintech Syariah Bisa Jadi Solusi
Lalu kemudian apa yang bisa jadi solusi? Ternyata solusi terbaiknya adalah dengan fintech syariah. Khusus bagi muslim fintech syariah ini bisa menjadi jawaban atas perkembangan fintech yang tak bisa terbendung lagi. Dalam konsep syariah, ada banyak batasan yang semuanya memang berlandaskan pada nilai-nilai keadilan.. Jadi, fintech syariah ini bisa jadi solusi nyata hadapi dampak dari perkembangan fintech khususnya di indonesia.
Share

Belum ada Komentar untuk "Hal yang Harus Diantisipasi Akibat Perkembangan Fintech"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel