Daftar Perusahaan Startup Fintech Syariah Terbesar

Daftar Perusahaan Startup Fintech Syariah Terbesar
Perkembangan infrastruktur teknologi informasi dan data telah melahirkan inovasi-inoovasi baru salah satunya dibidang financial atau keuangan. Dibidang ini, muncul inovasi yang disebut dengan financial technology atau biasa disingkat dengan sebutan fintech. Fintech ini semakin berkembang dan bertumbuh subur karena didukung oleh banyak hal juga. Mialnya, keuangan bank dianggap terlalu rigit dan belum bisa memenuhi kebutuhan banyak orang, lalu fintech ini hadir sebagai solusi keuangan inklusi yang bisa menyasar seluruh penduduk tanpa persyaratan yang rumit dan sulit.

Tak hanya itu, perkembangan fintech ini juga didukung oleh kebijakan pemerintah khususnya dari otoritas jasa keuangan yang telah mengizinkan operasinal perusahaan financial technologi tersebut. Per januari ini, setidaknya sudah ada puluhan perusahaan berbasisi fintech khususnya peer to peer lending (p2p) yang sudah mendapatkan izin dari OJK, ratusan diantara lainnya masih menunggu proses perizinan. Bahkan sekarang sudah ada daftar fintech yang terdaftar di OJK; hanya ada 1 yang Syariah. Kedepan prospek ini akan semakin maju dan berkembang dan bukan tak mungkin peran perbankang akan tergerus.

Nah lupakan dulu polemik itu semua, karena disini saya akan share informasi tentang daftar perusahaan yang mendirikan usaha berbasis fintech. Ini penting untuk diketahui karena ada banyak sekali perussahaan tersebut. Namun sayang yang berbasis syariah, hanya beberapa saja dan sepertinya terlihat agak lamban hal ini. Nah yang akan saya share dibawah ini juga hanya perusahaan yang berbasis syariah saja sebagaimana tema dari blog ini. Apa saja nama-nama perusahaan yang berbasis fintech tersebut? mari kita simak listnya berikut ini:

1# EthisCrowd (ethiscrowd.com)
Ini adalah salah satu perusahaan starup fintech yang berfokus pada jenis crowdfunding atau urunan. Adapun bidang usaha yang fokus dijalankan oleh startup yang satu ini adalah untuk kebutuhan projek real estate. Bahkan bisa dikatakan jika EthisCrowd ini adalah platform Crowcommunding Real Estat yang pertama di dunia. Komunitas ini sampai sekarang sudah memiliki sekitar lebih dari 20.000 investor dan donor etis yang berasal dari 25 negara. Dana tersebut digunakan untuk proyek pembangunan Perumahan Sosial di beberapa negara termasuk juga di Indonesia. Tujuan utamanya adalah untuk membantu  membangun keluarga miskin.

2#Kapital Boost (kapitalboost.com)

Ini adalah salah satu fintech syariah juga yang tepatnya ada di Asia. Startup ini merupakan salah satu yang bergerak di bidang Crowdfunding Etis untuk pembelian aset usaha kecil. Jangka pendek. Semua dilakukan secara terstruktur, legal, dengan menggunakan konsep Murabahah (cost-plus) dan Mudharabah (bagi hasil). Kapital boost ini disebut juga sebagai ‘Asia's first Islamic P2P crowdfunding platform for SMEs’ atau bisa juga diartikan sebagai salah satu  platform crowdfunding P2P Islam pertama di Asia untuk UKM.

3# CBX Unit (cbxunit.com)

Cbx unit adalah fintech yang bergelut dalam ‘comodity base exchange unit’ yakni sistem pembayaran universal Syariah yang didukung oleh biji-bijian. CBX berusaha untuk mengkombinasikan antara keuangan Islam dengan teknologi FinTech. Tujuannya bukan hanya melayani umat muslim namun juga benar-benar melayani kemanusiaan. CBX berkomitmen untuk bisa menciptakan solusi keuangan yang etis dan ramah lingkungan. Diharapkan kedepan bisa untuk untuk melayani semua orang dengan mudah.

4# Ovamba (ovamba.com)
Ovamba merupakan sebuah startup yang fokus pada pembiayaan perdagangan Islam. Perusahaan ini juga meluncurkan Initial Coin Offering (ICO) Syariah yang memungkinkan biaya dan pembagian didukung oleh instrumen halal menggunakan token. Fintech ini ada di africa namun merupakan bentuk kerjasama juga dengan Arab Saudi. Fokus pembiayaan dari fintech ini adalah untuk Small Medium Enterprise (SMEs) atau di indonesia dikenal dengan sebutan Usaha Kecil Menengah (UKM).

5# Yielder (yielders.co.uk)

Beberapa waktu lalu, Yielders meluncurkan pasar aset alternatif Islam seperti properti. Ini adalah sebuah platform berbasis crowdfunding ekuitas untuk investasi properti Inggris, menawarkan aset yang telah didanai sebelumnya kepada orang banyak. Investasi yang ditawarkan tentu untuk kebutuhan yang bersifat halal. Yielder ini merupakan penggagas fintech syariah di United Kingdom (UK) inggris. Bahkan berhasil mendapatkan regulatory permission dari pemerintah inggris.

6# Wahed

Beberapa waktu lalu Wahed telah meluncurkan Saran Robo Islam dengan akses ke ETF yang sesuai dengan Syariah. Sampai saat ini startup FinTech ini telah membantu Muslim menemukan jenis investasi 'halal'. Telah diperoleh juga dana bibit atau invvestasi sebesar $ 5 juta untuk menumbuhkan layanan keuangannya. Perusahaan startup ini berada dibawah regulator The Central Bank of Bahrain (CBB).

7# PayTren (paytren.co.id)
Di indonesia sendiri, ada beberapa fintech yang sudah dianggap cukup besar salah satunya adalah PayTren. Fintech yang didirikan oleh seorang ustad bernama Yusuf Mansyur tersebut, kini sudah banyak digunakan di indonesia dengan konsep keagenan. Adapun fokus dari startup fintech yang satu ini adalah sebagai payment gateway yakni memenuhi beberapa pembayaran mulai tiket, bayar listrik, dan banyak lagi yang lainnya.

8# Indves (indves.com)
Masih di indonesia, fintech syariah selanjutnya yang menjalankan bisnis fintech dengan konsep syariah adalah indves. Ini adalah salah satu startup fintech yang berfokus pada bidang usaha investasi dari investor kepada UMKM yang membutuhkan dana. Indves bertujuan untuk membesakan masayarakat dari jeratan riba. Sampai saat ini tercatat sudah 1miliar lebih terdistribusikan.

9# Investree (investree.com/syariah)

Nah sebetulnya investree ini membuka dua jenis yakni yang umum dan syariah. Yang syariah ini bisa disebut sebagai salah satu anak atau unit usahanya. Fokus dari startup ini adalah pembiayan peer to peer lending (p2p) yakni menjembatani investor dengan borrower dalam sebuah platform sistem online.

10# Mariusaha (mariusaha.co.id)
Nah selanjutnya ada mariusaha. Sebetulnya ini masih kecil dan ada di indonesia. Ini adalah startup lokal yang memfokuskan pada p2p dengan daerah khusus pembiayaan yang ada di riau untuk penyaluran dananya. Sedangkan untuk investor, itu bisa berasal dari mana saja. Proses pembiayaan dilakukan dengan konsep dan akad syariah.

Masih sangat terbatas untuk startup fintech yang menggunakan akad syariah di dunia ataupun di indonesia. Semoga kedepan bisa lebih banyak lagi karena potensinya masih sangat besar sekali sebetulnya.. Jangan sampai umat islam ketinggalan dalam peluang bisnis yang satu ini, dan jangan sampai umat dipenuhi dengan hal-hal yang berbau riba karena banyaknya fintech non syariah..
Share

Belum ada Komentar untuk "Daftar Perusahaan Startup Fintech Syariah Terbesar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel